JICAF & KAHF Luncurkan League of Extraordinary Youth, Wadah Talenta Seni Muda Indonesia

Jakarta – Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) berkolaborasi dengan PT Paragon Technology & Innovation (Paragon) melalui brand KAHF menghadirkan program League of Extraordinary Youth (LOEY). Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam upaya memberdayakan generasi kreatif muda Indonesia, khususnya pelajar berusia 13–18 tahun, untuk berkembang dan menembus industri seni profesional.

LOEY dirancang bukan sekadar kompetisi seni, tetapi sebagai platform yang menyeluruh—menggabungkan aktivitas digital, offline challenge, hingga pendampingan intensif. Dengan pendekatan ini, para peserta tidak hanya ditantang untuk menampilkan karya terbaik, tetapi juga diberi bekal ilmu, pengalaman, dan kepercayaan diri untuk melangkah lebih jauh dalam karier kreatif mereka.

Antusiasme Generasi Muda

Tahun ini, sebanyak 215 pelajar dari berbagai daerah mendaftarkan diri dalam LOEY. Dari jumlah tersebut, 20 peserta berhasil menembus babak Top 20 setelah melalui kurasi ketat. Mereka berkesempatan menampilkan karya digital terbaik, mengikuti creative challenge, dan bergabung dalam bootcamp eksklusif yang menghadirkan pengalaman belajar langsung dari seniman profesional.

Pendampingan juga menjadi bagian penting dalam program ini. JICAF menghadirkan lima mentor ternama—Sarkodit, Rezza Rainaldy, Harishazka, Nugraha Pratama, dan RA Katamsi—yang membagikan pengetahuan sekaligus pengalaman nyata di dunia industri kreatif.

Sunny Gho, Co-Founder JICAF, menegaskan bahwa LOEY lahir dari semangat membangun ruang berekspresi bagi generasi muda.

> “LOEY adalah bukti nyata komitmen kami untuk memberikan ruang berekspresi bagi generasi muda. Kami ingin membangun ekosistem kreatif yang sehat dan suportif, di mana bakat-bakat baru bisa berkembang tanpa batas,” ungkapnya.



Menuju Panggung Besar JICAF 2025

Puncak dari rangkaian LOEY adalah pemilihan 10 finalis terbaik (Top 10) yang akan tampil di panggung besar JICAF 2025, berlangsung pada 26 September – 5 Oktober 2025 di The Space, Senayan City, Jakarta. Kesempatan ini dipandang sebagai “pintu emas” bagi ilustrator muda untuk memperkenalkan diri tidak hanya kepada publik, tetapi juga kepada pelaku industri kreatif nasional yang hadir dalam ajang tersebut.

Bagi peserta, tampil di JICAF bukan sekadar pencapaian personal, tetapi juga momentum untuk memperluas jejaring, membuka peluang kolaborasi, hingga menarik perhatian profesional dan brand di sektor seni.

Dukungan KAHF untuk Generasi Percaya Diri

Sebagai mitra kolaborasi, KAHF menegaskan dukungannya terhadap pengembangan generasi muda kreatif. Menurut Andrie Kurniarahman, Group Head of Brand Development KAHF, seni dapat menjadi medium penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan membentuk karakter positif.

> “Kolaborasi ini sejalan dengan visi KAHF untuk menginspirasi generasi muda agar berani melangkah keluar dari zona nyaman mereka. Kami percaya bahwa seni adalah salah satu cara terbaik untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan membentuk karakter. Kahf ingin menemani mereka menjadi versi terbaik di industri kreatif,” jelasnya.



Masa Depan Industri Kreatif

LOEY menegaskan posisi JICAF dan KAHF sebagai penggerak ekosistem seni yang inklusif. Kolaborasi ini tidak hanya memberi panggung bagi karya anak muda, tetapi juga merancang sistem pembinaan yang berkesinambungan. Harapannya, program seperti ini mampu melahirkan generasi baru seniman Indonesia yang siap bersaing di level global.

Dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan keberanian untuk berkreasi, JICAF dan KAHF percaya bahwa masa depan industri kreatif Indonesia ada di tangan generasi muda. Mereka bukan hanya akan memperkaya khasanah seni tanah air, tetapi juga membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

Tinggalkan komentar